Home » curhat » Rindu

Rindu


bambu

gambar dari 1.bp.blogspot.com

tepekur

di tengah hening lembah merona hijau, bening

kala mentari acuh tak acuh di sela awan, menyendiri

diapit gemerisik merdu, untaian berbaris rumpun bambu

tersentak

kesadaran menyelinap bak pencuri nomor satu

sunyi, lalu muncul menyapa tanpa aba-aba

ah, mungkin diriku saja yang enggan untuk mengakui

yah

mungkin begitu, gamang tampaknya

bingkai-bingkai acak bermunculan

menyapa, mengajak, seakan menjanjikan

masih berharap Sang Tunggal berkenan menunjukkan

entah

sampai batas yang belum terlihat

biarkan aku terlentang, melayang

menyaksikan dari kejauhan yang mungkin tak kasat mata

mengagumi dari persembunyian, dilingkari alunan pinta padaNya

menunggu takdirNya membawa kabar gembira

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s