Home » curhat » Makanan Penutup…

Makanan Penutup…


Hari itu Jum’at sore, tepat hari sebelum aku akan berangkat pulang kampung untuk mengisi liburan Idul Fitri tahun ini.
Hari itu aku dan teman-teman satu divisi di himpunan sudah mempunyai rencana untuk mengadakan buka puasa bareng di salah satu restoran seafood yang cukup populer di Bandung, dan yang membuat kami lebih semangat adalah yang menanggung ongkos makan kami disana adalah si bos alias ketua divisi kami.

Kami berangkat pukul lima sore dari kampus (setelah aku selesai dengan urusan KRS ku yang agak ‘bermasalah’). Aku berangkat ke restoran itu dengan menebeng motor temanku, dan ternyata kami berdua sampai lebih dulu disana, dan terpaksa menunggu si bos dan teman-teman yang lain sampai lewat azan magrib karena mereka terjebak macet.

Setelah kami semua berkumpul, ternyata meja yang telah kami pesan sudah dibatalkan oleh pihak restoran karena kami terlambat, alhasil kami terpakasa menunggu sampai ada meja kosong yang cukup untuk menampung jumlah kami yang cukup banyak.  Setelah kami mendapatkan meja, kami mulai memesan makanan dan berkenalan satu sama lain (karena aku dan teman-temanku adalah anggota baru). Beberapa saat kemudian makanan-makanan yang kami pesan pun berdatangan, namun setelah sekian lama menunggu, makanan yang datang ke mejaku dan dua orang temanku (kami bertiga berkoalisi agar kami dapat memesan makanan yang agak mahal dan lebih banyak karena kami dijatah per orang oleh bos IDR 3xxxx) hanyalah makanan pelengkap, seperti tumis kangkung, terong bakar, dan cumi goreng. Makanan yang menjadi hidangan utama kami belum juga datang setelah semua piring di hadapan kami licin tandas, padahal kami sudah bertanya pada kru restoran tersebut dua kali. Akhirnya setelah kami bertanya pada kru ketiga kalinya, dan setelah kami ditawari untuk membungkus makanan tersebut, hidangan utama kami itu datang dan kami terpaksa menjadikannya sebagai hidangan penutup. Begitu hidangan itu mendarat di meja, kami langsung menyikatnya tanpa nasi (soalnya nasinya juga habis). Yah itulah pengalaman pertamaku (mungkin pengalaman pertama juga buat dua orang temanku itu) makan dengan makanan penutup satu porsi Ikan Gurame Bakar + sambal kecapnya…

kepala ikan gurame bakar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s